Tips Memelihara Ayam Bangkok Bag.1

Tips Memelihara Ayam Bangkok Bag.1

Sabung Ayam Online – Ayam bangkok adalah ayam yang berasal dari Thailand berkualitas dan sering digunakan sebagai ayam petarung.

Ayam ini memang memiliki sifat petarung yang sangat kuat seperti ayam liar sehingga akan bertarung habis habisan untuk mempertahankan wilayah mereka.

Penduduk Thailand berhasil menemukan ayam jago yang diberi nama King’s Chicken dengan pukulan kuat, mematikan, gerakan yang lincah dan juga cerdas meski sedang bertarung.

Sementara di China, ayam ini lebih dikenal dengan sebutan Leung Hang Zhao yang juga sangat terkenal dengan kegiatan adu ayam atau sabung ayam.

Ayam bangkok ini biasanya sangat sering dipelihara karena memang potensinya yang sangat besar untuk memberikan keuntungan.

Namun dalam memelihara ayam bangkok juga membutuhkan trik khusus supaya ayam bangkok yang dihasilkan juga bisa berkualitas.

Agar tidak salah, berikut akan kami berikan ulasan tentang tips memelihara ayam bangkok yang bisa anda bisa melihat ulasan selengkapnya dari kami tentang tips memelihara ayam bangkok berikut ini.

Memilih Indukan
Seperti yang juga dilakukan pada cara memelihara ayam petelur dan ayam lainnya, supaya bisa berhasil ketika memelihara ayam bangkok maka harus memperhatikan kualitas indukan.

Pilih indukan yang aktif, lincah dan juga sehat. Selain itu perhatikan juga ayam bangkok tidak boleh memiliki cacat atau sedang sakit.

Hal ini sangat penting sebab kualitas bibit akan dipengaruhi secara langsung oleh kualitas indukan dan juga beberapa faktor lainnya. Pilih indukan berkualitas terbaik atau sepasang ayam bangkok juara untuk dijadikan indukan.

Pemilihan Kandang
Secara umum, ada 3 tipe kandang yang biasanya digunakan untuk cara memelihara ayam aduan muda atau memelihara ayam bangkok. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang juga harus diperhatikan ketika memilih kandang, yakni:

Lokasi kandang ayam bangkok setidaknya harus berjarak minimal 5 meter dari kandang ayam lainnya atau lokasi tempat tinggal.
Kontur tanah diusahakan harus datar dan terdapat beberapa pohon pelindung yang bisa mengatur sirkulasi udara serta intensitas matahari ke dalam kandang ayam.
Memiliki saluran air yang lancar tanpa sumbatan dan pastikan air tidak menggenang ketika musim hujan karena bisa menjadi sarang nyamuk.
Usahakan lokasi kandang juga banyak ditumbuhi rumput sebab bisa dijadikan makanan pengganti ayam bangkok untuk tambahan serat mereka.
Kandang harus menghadap arah matahari terbit dan sejajar dengan arah angin supaya terhindar dari penularan penyakit dari luar kandang.
Kandang dipagari dengan semen atau batu bata namun jika anggaran terbatas bisa juga menggunakan kawat atau bambu.

Pemilihan Jenis Kandang
Untuk memelihara ayam bangkok juga bisa dilakukan dengan beberapa jenis kandang seperti kandang umbaran satuan, kandang postal dan juga kandang tidur berbeda dengan cara merawat ayam pelung.

Kandang umbaran satuan: Kandang multifungsi untuk kandang kawin dan juga bisa digunakan sebagai kandang anakan berumur 1.5 sampai 3 bulan. Kandang biasanya terbuat dari kayu dengan ukuran lebar 1 meter, tinggi 2.5 meter dan panjang 1.5 meter. Alas kandang sebaiknya tanah yang sudah dicampur dengan pasir sehingga bisa membentuk struktur jari jari atau cakar ayam dan juga bisa ditambahkan dengan tenggeran dari kayu untuk tempat bermain ayam.
Kandang postal: Kandang khusus anak ayam bangkok yang baru menetas dengan ukuran tinggi 1 meter, panjang 1meter dan lebar 0.8 meter yang bisa menampung 10 hingga 15 ekor anak ayam bangkok. Dinding terbuat dari kawat dan bagian dalam harus ditambah dengan alat pemanas seperti bohlam, alas ditambahkan sekam padi supaya menjaga kelembaban dan diganti setidaknya 3 hari sekali.
Kandang tidur: Kandang khusus untuk tidur ayam di malam hari dengan alas yang ditinggikan seperti panggung berjarak setidaknya 1.5 meter dari tanah untuk menghindari suhu tanah yang dingin pada malam hari.
Perawatan Bibit
Sesudah ayam bangkok betina bertelur, maka anda harus menyiapkan kandang ayam lain untuk meletakkan telur dan biarkan induk mengerami telurnya hingga menetas.

Sesudah menetas, maka pisahkan bibit ayam bangkok tersebut dari indukan. Rawat bibit ayam bangkok tersebut dengan baik supaya bisa menghasilkan ayam bangkok unggulan dan jago bertarung.

Pemberian Pakan Bibit Ayam Bangkok
Dalam merawat bibit ayam bangkok termasuk cara ternak ayam di musim hujan, pemberian pakan juga sangat penting untuk diperhatikan.

Beberapa peternak beranggapan jika anak ayam bangkok yang berumur 1 sampai 2 hari hanya cukup diberikan air saja sebab kebutuhan nutrisi anak ayam bangkok masih bisa terpenuhi dari kuning telur yang menempel pada bulu bulunya.

Namun sesudah melewati usia 2 hari, maka pemberian pakan berupa pur juga harus diberikan dalam jumlah yang cukup.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai Tips Memelihara Ayam Bangkok Bag.1, semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya ya sobat, Salam Sabung Ayam Online Terima kasih