Mengenal Sejarah Ayam Onagadori

Mengenal Sejarah Ayam Onagadori

Ayam Onagadori adalah salah satu jenis unggas yang mempunyai arti unggas paling terhormat.

Sabung Ayam Online – Ayam Onagadori adalah salah satu jenis unggas yang mempunyai arti unggas paling terhormat. Julukan itu merupakan gelar tertinggi yang diberikan terhadap seekor ayam yang berada di Jepang. Ayam Onagadori termasuk jenis ayam tergolong unik, oleh karena itu Jepang sangat menjaga keberadaan ayam onagadori dan juga merupakan unggas yang dilindungi.

Tidak begitu jelas asal-usul dari ayam onagadori akan tetapi menurut cerita rakyat, pada tahun 1600-an pangeran yang menguasai wilayah Yamanouchi yang berada di semenanjung selatan Shikoku memiliki pelindung kepala dan tombak yang dihiasi dengan bulu ayam yang panjang pada tahun (1600-1868). Dari cerita bahwa pangeran yang menguasai wilayah Yamanouchi berlokasi di semenanjung selatan Shikoku memiliki pelindung kepala dan tombah dari bala tentaranya yang dihiasi dengan bulu ayam yang panjang. Hal ini untuk acara khusus dalam rangka memperingati Kaisar Teno. Untuk itu kemungkinan besar asal mula ayam onagadori berasal dari peternakan di Shokoku Jepang.

Ayam onagadori masih menjadi buah bibir di negara negara bagian barat. Maka dari itu peternak di barat daya Jepang telah mengembangbiakkan unggas ini sejak 3 abad yang lalu. Ayam Onagadori memiliki bulu yang indah, mengalami perubahan dari jenis ayam domestik yang biasa. Ayam ini mempunyai ekor yang panjang biasanya berwarna hitam dan putih tetapi ada juga yang berwarna merah dan hitam bahkan ada yang seluruhnya berwarna putih.

Mengapa orang Jepang memberikan nama Onagadori?

Nama Onagadori sendiri berasal dari kata “O” yang memiliki arti ekor, “naga” yang artinya panjang dan “dori” yang berarti unggas. Maka dari itu nama Onagadori mempunyai arti ayam yang mempunyai ekor (bulu) yang panjang. Akan tetapi hanya ayam Onagadori jantan saja yang memiliki ekor panjang.

Perkembangan Ayam Onagadori di dunia masih tergolong terbatas, seperti di Amerika beredar mitos yang salah mengenai jenis unggas ini sehingga disalah artikan dengan jenis ayam biasa. Dalam perkembangannya penangkaran ayam berekor panjang ini telah berhasil memproduksi unggas dengan ekor yang lebih panjang lagi, ukuran ekor ayam di Jepang bisa mencapai 20 meter, berbeda dengan di Indonesia yang hanya mencapai 1,5 meter saja. Ayam ini dikembangbiakkan sampai menghasilkan ayam Onagadori yang mempunyai warna bulu yang cantik hasil dari perkawinan silang.

Beternak atau memelihara onagadori disebut tombaku. Tombaku dikhususkan pada ekor. Ekor onagadori mengalami perkembangan sampai unggas itu berusia tiga sampai empat tahun.

Selama masa perkembangan itu, ekor onagadori benar-benar diurus. Ayam ini sengaja ditempatkan di kandang yang tinggi dan sempit, agar ayam tidak banyak bergerak dan ekornya menjuntai tidak menyentuh tanah. Terkadang ekor aayam ini diikat.

Hanya onagadori jantan yang memiliki ekor panjang. Dari anakan ayam onagadori dilatih untuk hidup tenang dan terkurung. Semakin tak banyak bergerak dan tak banyak berkokok, peluangnya menjadi bengasan ayam semakin besar.

Dalam memelihara ayam Onagadori yang paling penting adalah menjaga kebersihan kandangnya, hal ini bertujuan agar ekor ayam yang menyentuh tanah tidak kotor dan merusak keindahannya sehingga akan tetap indah dan cantik ketika dilihat.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai Mengenal Sejarah Ayam Onagadori, semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya ya sobat, Salam Bandar Sabung Ayam Terima kasih